TOT Strategi Pemasaran Destinasi Pariwisata

TOT Strategi Pemasaran Destinasi Pariwisata

Ditulis Oleh: Haniek Listyorini, SE., MBA.

TOT Pemasaran Pariwisata
Haniek Listyorini

Bersama dengan beberapa teman Dosen STIEPARI Semarang, saya berkesempatan untuk mengikuti program TOT Destinasi Management Training selama 9 hari sejak tanggal 20-28 November 2017, yang diselenggarakan oleh Center for Tourism Destination Studies (CTDS) di Kampus FTE UKSW Salatiga. Saya tertarik untuk mengikuti TOT tersebut karena ada materi tentang Pemasaran Destinasi Pariwisata”. Sehari-hari saya adalah dosen Manajemen Pemasaran untuk pariwisata dan perhotelan pada program S1 dan S2 STIEPARI Semarang.

Materi pemasaran destinasi ini diharapkan menjadi panduan penting bagi peserta TOT dalam menjelaskan pemasaran pariwisata bagi pengelola Destinasi (DMO) menggunakan teori yang sesuai dengan konteks destinasi pariwisata,  dan teori yang sudah disepakati oleh pemangku kepentingan pariwisata, selain teori-teori manajemen pemasaran organsasi yang sudah ada, sehingga peserta akan makin siap menjadi trainer Pemasaran Destinasi dikemudian hari.

Di kelas pemasaran, peserta TOT diajar oleh Master Trainer Bapak Nurdin Hidayah. Kesan awal saya terhadap pak Nurdin ini orang yang pendiam dan serius. Namun sejalan dengan kegiatan kelas, ternyata Pak Nurdin orangnya sangat cair. Game-game yang diberikan membantu kami dalam mencairkan suasana kuliah dan mengembalikan konsentrasi peserta untuk siap menerima materi TOT.

Saya nyaman dengan cara Pak Nurdin menyampaikan bahan TOT, menurut saya beliau memiliki kompetensi pedagogik yang dibutuhkan dalam men-deliver materi TOT. Materi disampaikan secara runtut dan topik tidak loncat-loncat. Metode ini menurut saya cocok untuk membekali calon trainner cara berpikir yang runtut, kaitan  antar bab dan penguasaan bahan ajar.

Pada awal kuliah dilakukan ice breaking terlebih dulu, kemudian Pak Nurdin menyampaikan kaitan bahan session sekarang dengan session sebelumnya. Selanjutnya di akhir topik sebelum pindah ke topik lain, beliau melakukan review cepat sejauh mana peserta memahami bahan yang diberikan serta kaitan antar bahan. Beliau juga menunjukan penguasaan bahan ajar dengan baik. Hal ini membantu saya dalam memahami alur bahan dan isi bahan dengan lebih mudah. Selama TOT berlangsung, Pak Nurdin juga memberikan contoh-contoh dengan jelas, dan up to date, gambar dan video relevan menggambarkan masalah yang disampaikan.

TOT Pemasaran Pariwisata
Foto bersama Pak Nurdin dan Peserta TOT

Pak Nurdin menurut saya sangat sabar dalam mendengarkan pertanyaan atau pendapat peserta TOT. Peserta TOT kelas Pemasaran sejumlah 10 orang ini yang berasal dari beragam Latar Belakang, asal Provinsi dan destinasi ini rupanya memiliki banyak pengalaman dan contoh kasus yang ingin mereka share di kelas. Semua pengalaman, contoh kasus dan diskusi tersebut itu mampu dikelola dengan baik oleh Pak Nurdin.

Saya juga senang dengan cara Pak Nurdin memberikan review presentasi peserta TOT. Meskipun peserta hanya mendapatkan kesempatan paparan dalam waktu yang singkat, namun beliau dengan cepat dan cermat telah menemukan dan mencatat masukan yang berguna bagi kesempurnaan paparan peserta.

TOT Pemasaran Pariwisata
Foto Selesai TOT

Review yang beliau berikan pada peserta TOT dalam bahasa jawa “titis”  atau tepat sasaran. Tanggapan atas presentasi tidak hanya terkait topik paparan, namun juga koreksi atas cara-cara paparan seperti : mengingatkan ice breaking, gesture saat mengajar, tekanan suara, teknik mengelola konsentrasi peserta, mengelola interaksi kelas, teknik closing, hingga time management.  Beliau juga tidak lupa mengingatkan peserta TOT untuk senantiasa memperhatikan siapa nanti target audiens sehingga peserta diminta untuk dapat menyesuaiakan pemilihan kata, dan cara penyampaiannya. Thank you so much Pak Nurdin ….. atas pembelajarannya dan masukannya.  Salam Marketing!!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: