Demarkasi Ilmu dan Pseudosains Pariwisata: Dari Revolusi Sampai Postmodernisme

Demarkasi Ilmu dan Pseudosains Pariwisata: Dari Revolusi Sampai Postmodernisme

TL;DR (Ringkasan Cepat) Demarkasi ilmu adalah upaya menarik garis antara ilmu dan yang bukan ilmu, termasuk pseudosains. Kriterianya bergeser dari induksi (Bacon), verifikasi (positivisme logis), falsifikasi (Popper), puzzle-solving (Kuhn), dan program riset progresif (Lakatos), sampai digugat Feyerabend, Laudan, dan kaum postmodernis. Pariwisata lebih tepat disebut bidang kajian interdisipliner (Tribe, 1997; Echtner & Jamal, 1997), tetapi …

Continue reading →

Perbedaan Riset Dasar dan Riset Terapan: Banyak Yang Masih Keliru

Perbedaan Riset Dasar dan Riset Terapan: Banyak Yang Masih Keliru

Dalam berdialektika sehari-hari di tempat kerja, banyak dosen yang berpendapat jika “penelitian uji pengaruh atau yang ada hipotesisnya, berarti itu riset dasar”, atau sebaliknya, jika “penelitian yang turun ke lapangan, gandeng mitra industri, atau bersifat proyek otomatis riset terapan.” Apakah pendapat tersebut sudah tepat dalam menjelaskan perbedaan riset dasar dan riset terapan? Menurut saya cara …

Continue reading →